Otoritas Jasa Keuangan telah memberikan izin usaha Perusahaan Pergadaian PT Luxpawn Gadai Perkasa Mandiri melalui KEP-191/PL.02/2026 pada 14 September 2026. Pemberian izin usaha tersebut berlaku sejak tanggal ditetapkannya Keputusan Kepala Departemen Perizinan, Pemeriksaan Khusus dan Pengendalian Kualitas Pengawasan Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya dimaksud. Sesuai dengan ketentuan Pasal 48 Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 39 Tahun 2024 tentang Pergadaian sebagaimana diubah dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 29 Tahun 2025 Tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 39 Tahun 2024 Tentang Pergadaian (POJK Pergadaian), PT Luxpawn Gadai Perkasa Mandiri wajib mencantumkan keterangan/informasi secara jelas di setiap kantor pusat dan kantor cabang hal sebagai berikut: Nama dan/atau logo Perusahaan Pergadaian; Nomor dan tanggal izin usaha dan pernyataan bahwa Perusahaan Pergadaian di...
Dalam keterbukaan informasi, Bursa Efek Indonesia menyebutkan adanya jual beli saham bersyarat antara PT Bayan Resources dengan PT Johlin Baratama Pada tanggal 16 September 2026, pengendali PT Bayan Resources Low Tuck Kwong dan Elaine Low mengadakan perjanjian jual beli saham bersyarat dengan Haji Isam pemilik PT Jhonlin Baratama. Dalam perjanjian tersebut PT Jhonlin Baratama mengambil alih 30% saham PT Bayan Resources atau setara 10.000.000 500 saham dengan nilai Rp 11.525 perlembar saham, padahal harga saham PT Bayan Resources saat ini berkisar Rp 13.825 perlembar saham